Generasi Muda Penerus Kemerdekaan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
7

“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA BERTUMPAH DARAH YANG SATU, TANAH AIR INDONESIA”

“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA BERBANGSA YANG SATU, BANGSA INDONESIA”

“KAMI PUTRA DAN PUTRI INDONESIA MENJUNJUNG TINGGI BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA”

28 oktober selalu menjadi hari  bersejarah bagi Indonesia, khususnya bagi para pemuda dan pemudi Indonesia. Sumpah pemuda ini menegaskan bahwa pemuda dan pemudi Indonesia memiliki satu tumpah darah tanah air indonesia, memiliki satu bangsa  yaitu bangsa Indonesia, dan satu bahasa yaitu bahasa indonesia.  Suatu ikrar yang diucapkan berbagai pemuda dan pemudi Indonesia dari berbagai daerah ini telah membawa semangat untuk bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Tak sadarkah kita para pemuda dan pemudi Indonesia, sejak zaman dahulu memiliki jiwa pejuang. Ketika pemuda dan pemudi dari berbagai daerah bersatu untuk Indonesia segala perbedaan yang ada menjadi bias. Pemuda dan pemudi Indonesia telah menjadi tokoh utama di berbagai kisah heroik masa lalu. Mulai dari kebangkitan nasional, sumpah pemuda, proklamasi, orde baru, hingga reformasi Indonesia.

Para pemuda yang menjadi tokoh utama di masa lalu, kini telah menua bahkan tiada. Sekarang generasi telah berganti, Pemuda dan pemudi di Indonesia juga semakin beragam aktivitasnya. Mengabdi pada negara, menjadi pengamat dan pengendali kebijakan birokrasi, berkarya di berbagai bidang kehidupan, berjuang untuk keluarga, bahkan ada yang tak melakukan apapun. Sungguh! Bagian mana dari Indonesia yang tak beragam, seluruh bagian dari Indonesia sangat beragam! Bahkan komentar di berbagai media sosial pun penuh pro dan kontra.

Terlebih sekarang sedang hangatnya menebarkan kebencian lewat isu suku, ras, dan agama (red: sara). Hei! Siapa lagi yang akan menjaga keutuhan negara kita kalau bukan pemuda dan pemudi Indonesia. Mari kita teruskan tekad api yang pernah di nyalakan oleh pendahulu kita. Api perjuangan bersama yang saling menyokong, saling membantu, dan merangkul bersama. Cukup satu yang perlu diingat yaitu dalam tubuh kita sama-sama ada darah yang merah dan tulang yang putih. Kita pemuda Indonesia yang di ikat dengan Bhineka Tunggal Ika. Bagaimanapun kamu, darimanapun kamu, selama kamu masih percaya bahwa perbedaan mengikat kita, kita tak perlu lagi melihat perbedaan.  Karena sesungguhnya dalam peristiwa sumpah pemuda, semua perbedaan menjadi sama.

Seperti seruan dari bung karno “Berilah aku sepuluh pemuda, niscaya akan ku guncangkan dunia” . Hei pemuda dan pemudi Indonesia! Mari kita guncangkan dunia dengan kualitas, idealisme dan keberanian kita sebagai penerus api semangat pemuda. Jika pemuda dan pemudi Indonesia sudah duduk bersama, berjalan beriringan bersama, saling bahu membahu, kita tidak dapat dikalahkan.

Nasib Indonesia sesungguhnya bukan dipegang oleh penguasa, tapi nasib Indonesia dipegang oleh pemuda di masa sekarang dan dimasa yang akan datang. Menjadi pemuda adalah tugas terberat yang harus di pikul. Jaga dan jalankan tugas itu dengan baik dan bertanggung jawab wahai pemuda Indonesia.

 

Oleh : Brianne Emmera Farhanissa* Mahasiswi Agroteknologi’14

Sumber Gambar: netralnews.com

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
7

Komentar

Orang berkomentar