Air Mata Mata Air

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Bilamana awan di langit hitam membawa rahmat Tuhan

Angin sampaikan kabar gembira

Turun tetesan air, butir demi butir memencar

Ada yang ke kali, mengalir dari hulu ke hilir

Ada yang ke laut, ke sela- sela bebatuan

Meresap ke dalam tanah, menjadi kehidupan

 

Cemara dan lembu menari menyambutnya datang

Pun manusia, selepas kemarau panjang

Kala banjir saja kau salah-salahkan

Kemarau tiba malah kau cari-cari

Sungai kau bumbui dengan sampah, kotoran, limbah

Segara kau ciprati dengan minyak

Hanya polusi dan pencemaran yang tersisa

 

Daerah resapan kau babat habis

Air pegunungan kau jual mahal dengan embel- embel merk

Sejatinya Tuhan menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi

Lantas kau wariskan apa untuk anak cucumu?

Hanya keruh tanpa mata air? Hanya keruh dengan air mata?

 

Gersang… gersang sudah tanah ini

Akar sibuk mencarinya, tanaman enggan muncul ke permukaan

Tunas pun takut, bunga pun malu untuk mekar

 

 

Oleh: Yulia* Mahasiswa Agroteknologi 2016
Sumber Gambar: Pinterest.com

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar