Muskema Butuh Perhatian Lebih

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1775

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Fakultas Pertanian (KEMA FAPERTA) merupakan organisasi mahasiswa untuk menampung aspirasi mahasiswa ke tingkatan yang lebih tinggi yaitu birokrat Fakultas Pertanian. BEM KEMA telah melewati satu periode kepengurusan, sejak pertengahan hingga akhir tahun 2019. “Kepengurusan BEM dimulai dari pertengahan tahun sampai bulan Desember kemarin,” tutur Regita Puspitasari selaku Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) (26/10). Hampir setahun kepengurusan BEM telah berakhir, Musyawarah Keluarga Mahasiswa (Muskema) untuk mempertanggungjawabkan periode kepengurusan periode ini belum juga dilaksanakan.

Muskema telah dirancang oleh Dewan Legislatif Mahasiwa (DLM) setelah periode kepengurusan berakhir, tetapi terdapat kendala dalam pembentukan panitia dan delegasi hima-unit untuk memberikan aspirasinya. “Sudah dicoba, tapi panitia belum mencukupi dan surat untuk hima-unit tidak ada tanggapan,” ungkap Setyawan Abi Nugroho, Staf Keuangan DLM (27/10). Branco Geraldo Umboh selaku Koordinator DLM menambahkan, “Kita juga perlu delegasi yang benar-benar niat karena butuh aspirasinya,” tambahnya (27/10).

Hampir setengah anggota DLM sudah tidak aktif, hal inilah yang menghambat keberlangsungan dilaksanakannya Muskema. “Anggota DLM banyak tidak menjalankan perannya karena sudah lulus, sekitar 50%-nya,” tutur Branco. “Di regulasi bisa diganti karena sudah bukan mahasiswa, maka perlu kesadaran hima-unit juga,” tambahnya.

Mahasiswa dan hima-unit meminta agar diagendakan secepatnya untuk keberlangsungan Muskema ini, “Mahasiswa kan butuh wadah. Jadi diagendakan saja dulu,” tutur Naufal Ryan Hartanto Direktur Utama BIWARA (25/10). Sependapat dengan hal tersebut, Regita berharap agar masalah ini bisa terselesaikan, “Semoga cepat terselesaikan segala kendala yang ada,” tuturnya. Sedangkan harapan dari Aldo semoga mahasiswa lebih antusias lagi, “Semoga semuanya, terkhusus hima-unit lebih konsen, jangan hanya memikirkan ‘pintu’ masing-masing,” pungkasnya. (Agc/Toibah/Alin)

Karikatur: Agc/Alma

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1775

Komentar

Orang berkomentar