Yudisium Fabio Terancam Gagal

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

        Jadwal pendadaran dan yudisium yang sudah tertempel di mading Bapendik Fakultas Biologi (Fabio) Unseod terancam tidak dapat dilaksanakan. Hal ini diakui oleh salah satu mahasiswa Biologi 2011 yang tertunda kelulusannya, “Yudisium Agustus masih ‘abu – abu’,” ungkapnya (21/07).

        Sesuai dengan Permenristekdikti No. 32 tahun 2016, pengajuan akreditasi seharusnya diajukan paling lambat enam bulan sebelum masa berlaku status akreditasi Program Studi (Prodi) atau Perguruan Tinggi (PT) berakhir. Namun, Fabio baru mengajukan reakreditasi tiga bulan sebelum masa berakhir akreditasi yang jatuh pada 21 Juli 2016.

    Keterlambatan pengajuan re-akreditasi Fabio menjadi salah satu penyebab Dekan Fabio belum dapat memutuskan adanya yudisium bulan Agustus. Berdasarkan catatan proses diskusi BEM Biologi dan Dekan (21/7), belum turunnya SK akreditasi fakultas untuk mahasiswa S1 yang melakukan yudisium setelah 21 Juli 2016, dapat berdampak pada proses pelamaran kerja. Menurutnya (red: Dekan Fabio), jika akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) turun setelah 24 Agustus 2016 (rencana pelaksanaan yudisium), maka yudisium bulan Agustus ditiadakan. Padahal dalam Permenristekdikti No. 32 tahun 2016, selama masa re-akreditasi tidak ada larangan fakultas untuk meluluskan mahasiswa.

        Bagi mahasiwa yang ingin melakukan yudisium Agustus harus mengajukan surat pernyataan dan keberatan ke Dekan Fabio yang nantinya akan dibicarakan dengan Rektor Unsoed (berdasarkan catatan proses diskusi BEM Biologi dan Dekan). “Saya berharap tetap bisa yudisium bulan Agustus,” ungkap salah seorang mahasiswa yang tertunda kelulusannya. Saat hendak dikonfirmasi, Dekan Fabio, Dra. Yulia Sistina, M.Stud. Ph.D., menolak ditemui dengan alasan sibuk. Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan audiensi Dekanat Fabio dengan mahasiswa pada Senin (25/7) mendatang. (Intan/Ssy)

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar