Unsoed Kukuhkan Dua Guru Besar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Dr. Suliyanto, S.E., M.M. saat memberikan orasi ilmiah diatas podium (11/3). Foto: AGC/Janu
Rabu (11/3), bertempat di Gedung Soemardjito, Unsoed kembali mengukuhkan dua guru besar. Keduanya berasal dari fakultas berbeda, Dr. Suliyanto, S.E., M.M. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) guru besar bidang Ilmu Manajemen Pemasaran dan Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum. (Fakultas Hukum) guru besar bidang Ilmu Hukum Acara Pidana.
Dr. Suliyanto mendapatkan gelar guru besar dari penelitiannya yang berjudul “Mimikri Marketing Strategy”. Dalam orasi ilmiahnya, Suliyanto menjelaskan pentingnya konsep strategi pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada konsumen, namun juga lingkungan. “Lingkungan dibagi lagi menjadi mikro dan makro. Mikro seperti pedagang, konsumen, perantara, dan pesaing. Sementara makro seperti turbulensi pasar dan teknologi,” ujarnya (11/3).
Sementara Dr. Hibnu Nugroho meraih gelar akademik tertinggi ini atas penelitiannya yang berjudul “Sad Pangartika Upaya Percepatan Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia”. Ia menekankan pentingnya kerjasama peran lembaga pemerintah dalam menangani kasus korupsi. Dalam orasi ilmiahnya, Hibnu memberi contoh kasus Budi Gunawan yang menyebabkan kisruh antara KPK dengan Polri.
Dalam sambutannya, Rektor Unsoed Dr. Ir. Achmad Iqbal, M.Si., mengucapkan selamat atas pencapaian tertinggi yang diraih dalam karir seorang akademisi di perguruan tinggi. Rektor juga berharap bertambahnya guru besar berperan penting dalam menghantarkan mutu pendidikan yang berdaya guna dan berhasil guna. “Mereka adalah pendidik profesional sekaligus tumpuan yang memiliki kapasitas untuk mentransformasikan dan menyebarluaskan IPTEK melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tutup Ahmad Iqbal (11/3). (Janu/AA)
Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar