Unggul Jauh, Sujada-Taufiq Dipastikan Menang

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

Jumat (15/12), proses penghitungan surat suara Pemilihan Umum Raya (Pemira) selesai dilaksanakan pukul 00.43 WIB. Bertempat di Aula LPPM Unsoed, penghitungan suara dihadiri oleh anggota KPR, Panwasra, DLM Unsoed, Tim sukses pasangan calon, serta beberapa elemen mahasiswa. Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan nomor urut 2 yakni Calon Presiden BEM Sujada Abdul Malik dan Calon Wakil Presiden Taufiq Ahmad Ramdoni (Sujada-Taufik) berhasil unggul jauh dari nomor urut 1 yaitu kotak kosong.

Dari 5743 surat suara sah, Sujada-Taufik mendapatkan 5054 suara (89%) sedangkan kotak kosong mendapat 641 suara (11%). Adapun 123 surat suara tidak sah serta 15 suara abstain. Walaupun Pemira tahun ini kembali diikuti oleh satu pasangan calon, terdapat kenaikan jumlah pemilih dibandingkan tahun lalu. “Tahun lalu sekitar 5600 suara sekarang 5743 suara,” ungkap Alfian Kasmyir selaku ketua Komisi Pemilihan umum Raya (KPR) (15/12). Dari 7600 surat suara yang disediakan, tingkat partisipasi pemilih pada tahun ini mencapai 75%. Hal ini jauh lebih tinggi dari target KPR yaitu sekitar 60%. “Kita mempunyai target 60% surat suara terpakai,” ungkap Alfian. Adapun kenaikan yang signifikan terdapat di Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (Fikes). “Fikes diluar prediksi kami (red:KPR), dari 600 suara yang awalnya kami disediakan, nyatanya pemilih mencapai 800an,” ujar Alfian.

Meskipun unggul dalam penghitungan suara, Sujada-Taufik belum ditetapkan menjadi Capres-Cawapres BEM terpilih. “Setelah penghitungan suara, maka sesuai timeline ada masa gugatan selama tiga hari apabila terdapat sengketa,” ungkap Alfian. “Setelah ada putusan gugatan, maka baru penetapan calon terpilih,” tambahnya. (Kevin)

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

Komentar

Orang berkomentar

LPM Agrica

Bila mulutmu dibungkam, tajamkan penamu !