Re-akreditasi, Bekal Dunia Kerja

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Sebagai bentuk peningkatan kualitas pendidikan dan pemenuhan standar mutu setiap  program studi, fakultas, maupun universitas melakukan re-akreditasi. Re-akreditasi dilakukan menjelang berakhirnya masa akreditasi sebelumnya. Re-akreditasi menjadi hal yang penting karena dapat menentukan kualitas lulusan perguruan tinggi. Tahun ini beberapa program studi Fakultas Pertanian (Faperta) melakukan re-akreditasi. Visitasi (red-kunjungan) dalam rangka re-akreditasi yang dimulai pada Kamis (3/11) hingga Selasa (8/11).

Re-akreditasi merupakan proses pengajuan kembali kualitas suatu lembaga pendidikan untuk mengadapkan pengakuan resmi. Selain menjadi magnet penarik calon mahasiswa, akreditasi juga menjadi bekal mahasiswa pada dunia kerja nantinya. Seperti yang diungkapkan oleh Andita Eka, Agroteknologi 2013, “Re-akreditasi akan berpengaruh bagi jumlah peminat serta kekuatan lulusan”, ungkapnya (30/11). Fitri Nur Rahmawati mahasiswa Agrobisnis 2013 juga menambahkan, “Akreditasi itu seperti evaluasi bagi kita untuk memperbaki prodi kedepannya”, tambahnya (30/11).

Fokus utama re-akreditasi yang akan disoroti adalah  input, proses perkuliahan, dan output yang dihasilkan oleh universitas. Tak terkecuali proses pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk nyata pegamalan Tridharma Perguruan Tinggi. Seperti yaang diungkapkan Aulia,  “Penilaiannya lebih ke pengalaman belajar di ITP Unsoed,” ujarnya (19/11).

BAN-PT dalam prosesnya akan mempertimbangkan beberapa hal yang akan mempengaruhi hasil re-akreditasi. Pada tahun 2016 terdapat  7 standar yang menjadi acuan dalam proses akreditasi. Acuan  standar tersebut  antara lain kesiapan jurusan, kurikulum, struktur, visi dan misi, sumber daya manusia, mahasiswa aktif dan alumni, dan pihak yang bekerjasama dengan jurusan. Setelah penilaian BAN-PT akan melakukan crosscheck pada berkas yang dikirim ke fakultas sebelumnya. Kegiatan penilaian yang dilakukan seperti kunjungan laboratorium jurusan, dan diskusi dengan mahasiswa, alumni, serta user. “Saat visitasi, penilaiannya dilakukan menyeluruh”,  Ujar Andita Eka, Mahasiswa Agroteknologi 2013.

Sementara itu beberapa program studi yang masih  dalam proses pemenuhan syarat akreditasi. Teknik Pertanian (TEP), Agribisnis, dan paakreditasi. “TEP bulan depan mau dikirim, PSL diharapkan B, serta agribisnis dan agroteknologi bertahan A”, Ungkap Noor Farid selaku Ketua Prodi Agroteknologi (28/11).

Fitri Nur Rahmwati, Agrobisinis 2015 Mengharapkan adanya peningkatan akreditasi dari B menjadi A sehingga bisa lebih baik lagi. “Semoga Agrobisnis bisa dapat akreditasi A atau minimal tetap B” ungkap Fitri.  Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Imam, “Selmoga hasilnya cepat keluar dan bisa naik ke akreditasi (ITP) A,” ujarnya. (Cabe Etok∕Millaty)

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Komentar

Orang berkomentar