Peringati World Food Day, Pangan Lokal Jadi Andalan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Aneka makanan olahan Pizza Tempe, Brownies Ampas Tahu,
dan Puding Jagung yang dibagikan saat memperingati
World Food Day. (16/10) Foto: Agc/Fika
Kamis (16/10), Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian (HIMATETA) Unsoed memperingati World Food Day (Hari Pangan Sedunia). Kegiatan ini dilakukan dengan aksi longmarch di sekitar kampus Unsoed.
Di tahun 2014, tema yang digunakan yaitu Family Farmingdengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi masalah pangan di tingkat Nasional dan Internasional. Aksi longmarch dimulai dari Fakultas Pertanian menuju Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Biologi, dan Fakultas Hukum. Selama aksi ini berlangsung diikuti juga dengan pembagian leaflet dan berbagai jenis makanan. Makanan yang dibagikan merupakan olahan dari komoditas lokal Banyumas, seperti jagung, tahu dan tempe, yang diolah menjadi bentuk olahan yang berbeda. “Inovasi makanan dari komoditas lokal dibuat menjadi olahan yaitu puding jagung, brownies ampas tahu dan pizza tempe,” kata Fitria Dwijayanti selaku Ketua Umum HIMATETA (16/10).
Makanan olahan tersebut dibagikan ke mahasiswa, masyarakat sekitar, serta dosen-dosen. Selain itu, kegiatan ini bermaksud untuk memberitahukan pada mahasiswa non-pangan agar mengetahui bahwa 16 Oktober merupakan Hari Pangan Sedunia. Menurut Tito Eko, mahasiswa Agroteknologi 2010, adanya pembagian makanan lebih ditujukan pada yang membutuhkan, agar orang awam di luar sana juga mengetahui adanya hari pangan. “Seharusnya berbagi ke yang lebih membutuhkan, kalau mahasiswa cukup tahu info saja,” ungkapnya (16/10). (Dwi/ Fika)
Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar