Penghujung Timeline, Bakal Calon tak Siap

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

          Perpanjangan waktu penyerahan berkas bakal calon Presiden BEM KEMA Faperta berakhir hari ini, Selasa (29/11). Namun, hingga pagi ini Faperta masih belum memiliki bakal calon yang siap untuk maju ke ajang Pemira (Pemilihan Raya). Tidak siapnya calon dan kurangnya minat terhadap BEM menyebabkan timeline molor.

          Penambahan waktu pendaftaran bakal calon sudah dilakukan dua kali. Indon Ade Novar selaku Ketua KPR Faperta memaparkan, “Awalnya deadline  tanggal 23 November, karena belum ada calon diundur ke 25 November dan diperpanjang lagi sampai 29 November,” paparnya (28/11). Komisi Pemilihan umum Raya (KPR) berspekulasi bahwa bakal calon yang mengambil formulir belum siap, “Timses (red: Tim Sukses) calon mengkonfirmasi  kalau calon belum siap untuk maju,” tambah Indon.

          Menanggapi hal tersebut, Faisal Abdau Mahasiswa PSL 2013, beranggapan bahwa hal itu bukan masalah kesiapan namun pada niat masing-masing orang. “Kalau memang nggak niat lebih baik nggak perlu nyalonin saja,” ujar Abdau (28/11). Senada dengan Abdau, Adnan Tasema Dikvi, Presiden BEM KEMA Faperta menanggapi, “Kalau menunggu siap atau tidak, kita tidak akan siap,” tegasnya (28/11).

          Selain kesiapan, yang menjadi penyebab belum adanya bakal calon Presiden BEM, adalah preferensi kepada Hima-unitnya sendiri. Hal ini diungkapkan Indon, “Orang-orang yang siap lebih memilih untuk membangun hima-unitnya masing-masing,” ucapnya. Hal tersebut diamini Adnan, “Kecenderungan mengutamakan kepentingan masing-masing menjadi krisis aktivis di tingkat eksekutif,” tukasya.

          Kekosongan bakal calon presiden mengakibatkan Dewan Legistatif Mahasiswa (DLM) harus turun tangan. “Jika sampai Selasa ini belum ada calon, DLM akan merundingkanya terlebih dahulu,” tutur Subekti Pancamuda Pratama selaku Koordinator DLM (28/11). Jika masih belum ada calon, untuk selanjutnya akan dilimpahkan ke forum tertinggi di Faperta, “Kemungkinan masalah ini akan di bawa ke Muskema,” pungkas Panca. (Ema/Una)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar

LPM Agrica

Bila mulutmu dibungkam, tajamkan penamu !