Pendaftaran Skripsi Online Faperta Belum Tersosialisasi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6

Fakultas Pertanian Unsoed menerapkan kebijakan baru berupa sistem pendaftaran skripsi online mulai tahun ajaran 2018/2019 ini. Namun, sampai akhir bulan Oktober 2018 belum diadakan sosialisasi secara resmi dari pihak komisi. Hal tersebut menimbulkan kebingungan bagi mahasiswa.

Perubahan kebijakan mengenai sistem skripsi online hanya terdapat pada saat pendaftaran. Ir. G.H Sumartono, M.S. M.Si selaku Ketua Komisi Fakultas Pertanian Unsoed mengungkapkan pendaftaran skripsi dilakukan secara online pada SIA (Sistem Informasi Akademik) mahasiswa, “Mahasiswa dapat mendaftar dimana saja melalui SIA,” paparnya (18/10). G.H menambahkan setelah selesai proses pendaftaran, mahasiswa mengumpulkan berkas dalam bentuk print out, “Dosen pembimbing hanya menerima konsultasi setelah ada print out berkas,” tambah G.H.

Sosialisasi pendaftaran skripsi online baru akan dilaksanakan 3 November 2018 mendatang. Alif Bagaswara, mahasiswa Agribisnis 2015 mengungkapkan, “Belum pernah diadakan sosialisasi secara resmi ,” ungkapnya (17/10). Hal ini dibenarkan oleh Nurul Sabila Akbar, mahasiswi Teknik Pertanian 2015, “Hanya ada pemberitahuan tertulis,“ tuturnya (18/10).

Rencana awal sosialisasi akan dilasanakan 20 Oktober 2018, namun mengalami penundaan. G.H menjelaskan “Sosialisasi diundur karena menunggu semua prodi siap, jadi sosialisasi dapat dilakukan serempak,” jelas G.H. Walaupun belum diadakan sosialisasi secara resmi, kebijakan tersebut sudah diterapkan, “Pengumpulan outline dan pemberkasan sudah dilakukan secara online di SIA,” ujar Alif.

Penerapan kebijakan yang belum tersosialisasi menimbulkan kebingungan bagi mahasiswa. Nurul mengungkapkan belum mengetahui secara pasti mekanisme skripsi online dilakukan, “Belum paham yang dimaksud online itu bagaimana,” keluhnya. Hal senada juga diamini Alif, “Masih bingung sudah upload di SIA tapi juga mengumpulkan dalam bentuk print out” ujar Alif.

Sosialisasi pendaftaran skripsi online dinilai perlu bagi mahasiswa. Hal tersebut seharusnya dilakukan sebelum kebijakan diterapkan. Nurul mengungkapkan, “Perlu dijelaskan terlebih dahulu agar setelah diterapkan tidak bingung,” harapnya. Menurut Alif, sosialisasi harusnya diadakan untuk semua pihak yang terkait agar semuanya paham, “Selain mahasiswa, dosen juga harus disosialisasi,” tutupnya. (Sasa/Niya).

Karikatur : Agc Ammar

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6

Komentar

Orang berkomentar