Paslon Raih Suara Unggul di Pemira Faperta

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5

Ajang penentu kursi kepemimpinan tertinggi Faperta telah dilaksanakan. Meski partisipasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemira dinilai kurang Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden BEM Kema Faperta Abner Chris Simarmata dan Shindid Afizarir dinyatakan menang dari kotak kosong. Melalui pemungutan dan perhitungan suara yang dilaksanakan Senin,  3 Desember 2018 Paslon akan memasuki masa gugat.

Berdasarkan perolehan dua kotak suara yang disediakan Komisi Pemilihan Raya (KPR) di Gedung Teknologi Pertanian dan Pendopo Faperta menunjukkan hasil berbeda jauh dari total DPT. DPT yang terdata oleh KPR ialah sebanyak 2.253 Maperta. Sementara itu, terhitung hanya 74 surat suara digunakan pada kotak suara gedung TP dan sebanyak 531 surat suara pada kotak suara 2 yang terletak di pendopo. Artinya hanya 607 hak pilih Faperta yang digunakan. Meski begitu perhitungan menunjukan perolehan 89 suara untuk kosong dan 508 suara untuk paslon nomor 2.

Kurangnya sosialisasi disinyalir merupakan alasan kurangnya partisipasi mahasiswa. “Ya memang dari kami sosialisasinya kurang. Lebih sering di Official Account (OA) Pemira, Kurang mengajak secara langsung,” ujar Fabima Choirul Amri selaku Panitia Komisi Pemilu Raya. Selain sosialisasi, kurangnya kesadaran mahasiswa juga menjadi salah satu alasan jumlah pemilih suara masih sedikt, “Antusiasmenya kurang, apalagi angkatan 2018 dan 2017,”tambahnya. Hal senada juga diugkapkan Wiyanti selaku Staf Dewan Legislatif Mahasiswa Faperta (DLM), “Antusiasmenya kurang dikarenakan kurangnya kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya BEM,” Ucap Wiyanti (3/12)

Disamping kurangnya partisipatif Pemira kemenangan pasangan calon dari kotak kosong disambut baik Hima-Unit maupun mahasiswa Faperta. “Tahun lalu tidak ada BEM, tidak ada media seperti advokasi. Adanya BEM dibutuhkan banget,”ungkap Ina Ibadilah Mahasiswa Agroteknologi 2016. Uwi pun mengatakan bahwa adannya BEM berperan sebagai penyalur aspirasi Maperta, “dengan adanya BEM aspirasi mahasiswa dapat tersalurkan,” Ujarnya (3/12).

Menanggapi unggulnya suara, Abner Chris Simarmata mengungkapkan akan membenahi sistem Kema Faperta terlebih dahulu. “Membenahi sistem lebih dahulu. Antara BEM, DLM dan Hima-unit memiliki garis koordinasi,” tuturnya (3/12). Selain itu, BEM nantinya juga akan melakukan kontrak politik, “BEM akan melakukan kontrak poitik dengan hima-unit,” Tambah Abner.

Unggulnya pasangan calon membawa harapan baru bagi mahasiswa Faperta, “Dengan adanya BEM semoga bisa menampung aspirasi-aspirasi Maperta. Bisa membawa Faperta menjadi lebih baik lagi,” tutur Sekar Pelangi Direktur Utama UKM Biwara. Dengan keunggulannya ini Abner mengharapkan dukungan dari berbagai pihak terkait, “Tetap minta dukungan, saling berkoordinasi dengan Hima-Unit untuk memajukan Faperta bersama,” Harapnya. Dengan unggulnya paslon nomor urut 2, diharapkan paslon segera berbenah. (3/12). (Anita/Dewi)

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
5

Komentar

Orang berkomentar