Pancing Calon, Wakil Presiden BEM Kema Dimunculkan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
4

Rabu (01/03) Musyawarah Hima-Unit Faperta kembali diadakan, bertujuan membahas langkah lanjut Pemilihan Umum Raya (Pemira) kedua setelah sebelumnya dinyatakan gagal tanpa adanya calon Presiden BEM Faperta. Komisi Pemilihan Raya (KPR) menjelaskan musyawarah membahas pengadaan Wakil Presiden BEM serta rencana pendelegasian satu calon Presiden BEM untuk tiap Hima.

Pengadaan Wakil Presiden BEM yang diajukan Komisi Pemilihan Raya (KPR) menimbulkan pro dan kontra. Rudi Biantoro perwakilan SEGA, menyetujui adanya wakil Presbem “Setuju kalo ada wakil, karena akan lebih baik kalo bisa membagi beban, juga meningkatkan rasa percaya diri calon yang maju,” ungkapnya (01/03). Namun keraguan timbul, sebabperlu alasan kuat melakukan perubahan pada AD/ART. “Yang dipikirkan (adalah) ketika mengambil perubahan di AD/ART, harus ada alasan kuat,” jelas Andika Catur Rangga selaku Ketua Umum Himagreen (01/02).

Rencana pendelegasian satu calon Presiden BEM untuk tiap Hima pun memberatkan sebagian Hima. Bahtiar Nirwan, perwakilan Himasela menyatakan keberatannya. Ia Kuran
g setuju, karena salah satu syarat bagi calon Presiden BEM sudah menempuh perkuliahan minimal 4 semester sedangkan Himasela sendiri itu D3. “Angkatan 2014 sekarang lagi PKL, otomatis yang ada itu angkatan 2015 dan 2016,” jelas Bahtiar(01/03).

Hingga berakhirya musyawarah menghasilkan kesepakatan bahwa pengadaan wakil Presiden BEM disetujui. Sementara untuk pendeleg
asian calon bagi tiap Hima tidak disetujui. “Sebagian besar setuju adanya wakil, tapi musyawarah ini gak bisa ngerubah AD/ART. Harus mencari data  karena ini (red:perubahan) butuh alasan yang kuat,” Jelas Indon.

 Subekti Panca Pratama, selaku Ketua DLM mengharapkan adanya kerjasama. “Yang penting  Maperta bersatu karena banyak masalah di faperta yang belum terselesaikan, terlebih masalah kekosongan kepemimpinan,” ungkapnya (01/03).  Selain itu Andika juga berharap Pemira akan tetap dilaksanakan. “Harapan saya pemira harus tetap ada, Kampus kalo ga ada BEM itu sama saja kaya anak ayam ga ada induknya,” jelasnya. (Anggi)

Kartikatur: Agc/Martha

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
4

Komentar

Orang berkomentar