Lagi, Penyidikan Dugaan Korupsi di Unsoed

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Ilustrator: Januarso
Lagi, lagi dan lagi Unsoed terindikasi kasus korupsi yang menyeret pejabat tinggi serta dosennya. Ahmad Kuswantoro, SH., MH selaku Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, mengungkapkan, saat ini terdapat kasus yang sedang diselidiki oleh Kejari.
Kali ini terkait kasus pengadaan alat komunikasi jarak jauh senilai 19 Milyar yang didanai oleh APBN 2012 (sumber : Liputan6.com). Diduga modus operandi (rencana kejahatan) yang dilakukan adalah  mark up pengadaan barang dan jasa serta penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan kasus ini sudah diproses sejauh mana dari pihak Unsoed maupun Kejari.
Menurut Undang-Undang tindak Pidana Korupsi (UUTPK) pasal 2 ayat 1, pasal 3, pasal 7 huruf b, pasal 9 dan pasal 12 huruf i, penyimpangan proses pengadaan barang dan jasa telah melanggar hukum pidana karena menimbulkan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara. Ahmad menambahkan, terdapat parameter dalam penyimpangan proses pengadaan barang dan jasa, “Parameternya yaitu tersangka, saksi, perbuatan pidana dan modus operandinya,” tegasnya (25/11).
Sejauh ini pihak Unsoed masih menutupi proses berjalannya penyidikan. Ahmad mengatakan,“Jika kasus masih dalam penyidikan belum menjadi konsumsi publik, kalau sudah sidang baru bisa terbuka,” ungkapnya. Hal ini diamini oleh Dr. Kuat Puji Prayitno, SH., M.Hum selaku dosen Fakultas Hukum Unsoed, “Kalau masih dalam penyidikan kita tidak bisa memberikan informasi apapun, karena belum terbukti kebenaraanya,” tegasnya (25/11). (Firman)
Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar