Keamanan Kompleks C Resahkan Hima-Unit

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
159

Barang-barang inventaris di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Himpunan Mahasiswa (Hima) sangat diperlukan untuk menunjang kegiatan yang ada di dalamnya. Akhir-akhir ini Hima-unit di Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) diresahkan dengan adanya kejadian barang-barang inventaris yang hilang.
Beberapa UKM dan Hima mengalami kehilangan barang salah satunya Himagreen. Hilang nya barang tersebut disadari pada hari Jumat minggu kedua perkuliahan. “Barang yang hilang itu proyektor dan toa,” ungkap Hafidz Arioyudho N selaku ketua umum Himagreen (11/3). Selain Himagreen, Unit Klinik Tani (UKT) juga mengalami hal serupa. Barang-barang yang hilang berupa proyektor, printer, dan walkytalky. “Pertama tahu hilang tanggal 16 Januari,” jelas Halifa Ghaisani, sekretaris umum UKT (11/3).
Menanggapi hal tersebut Hafidz mengatakan bahwa penjagaan dan pengontrolan dari satpam di kampus kurang intensif, “Satpam tuh jarang ada yang kontrol, keliling malem-malem,” ungkapnya. Hal yang sama juga diungkpakan oleh Kinantilla Tsaniyah Ramaningrum selaku President of SEGA, “Penjagaan masih kurang maksimal”, ungkapnya (12/3).
Terkait dengan penjagaan yang dilakukan pihak kampus, Ari Wibowo Salah satu satpam Unsoed mengatakan bahwa patroli untuk menjaga keamanan kampus dilakukan setiap hari. “Penjagaan ada Lima orang setiap shift sore dan malam, masing-masing mengontrol di gedung Area Fakultas Pertanian,” jelasnya (10/3). Achmad Sujoko, Ketua Sub Bagian Umum dan Barang Milik Negara Faperta, mengungkapkan bahwa penjagaan barang-barang di komplek C merupakan tanggung jawab masing-masing Hima dan UKM. “Untuk masalah-masalah kehilangan kami angkat tangan,” ungkapnya (11/3). Senada dengan Joko, Ari menambahkan, “Kan itu sebenernya sudah berlaku peraturannya dari jam 12 tidak ada lagi kegiatan di sekre, jadi kembali ke kesadaran masing masing,” ungkapnya.
Menanggapi adanya tindak pencurian, Ari mengatakan untuk penjagaan di area kampus akan ditingkatkan, “Untuk penjagaannya akan kami perketat,” tambahnya. Selain penjagaan, untuk mencegah hal tersebut terulang kembali pihak kampus bersedia menyediakan CCTV untuk menambah penjagaan di komplek C, “Nanti kita dapat mengusulkan ke pusat untuk pemasangan CCTV,” tambah Joko.
Harapan datang dari berbagai pihak terkait hilangnya barang-barang di komplek C, “Ada kerjasama yang baik antara mahasiswa dengan pihak kampus,” harap Joko. Kinan juga berharap, “Pengamanan dan pengawasannya lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya. Harapan lain juga diungkapkan oleh Hafidz, agar pihak kampus dapat memasang CCTV, “Semoga ada pemasangan CCTV dan penjagaannya lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (Agc/Diah/Wahyu)

Foto: Agc/Wahyu

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
159

Komentar

Orang berkomentar