Jerit Tani pada MayDay 2014

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Lebih dari 500 keluarga desa Darmakradenan hidup menjadi tani yang tidak memiliki tanah. Pada hari buruh 2014, sebuah organisasi tani di desa Darmakradenan Ajibarang, Stan Ampera (Serikat Tani Amanat Penderitaan Rakyat) berkumpul untuk berjuang merebut kembali hak atas tanah mereka.
Aksi perjuangan ini dilakukan bersama dalam sebuah aliansi bernama Front Perjuangan Rakyat Banyumas (FPR-Banyumas). Aliansi terbentuk dari beberapa lapisan masyarakat, seperti Stan Ampera, Paguyuban Petani, Ormas, dan Aktivis Mahasiswa.
Kemudian, Momen 1 Mei ini dijadikan momentum untuk memperjuangkan hak-hak demokratis rakyat, terutama hak kaum tani atas tanah. Tuntutannya: Bupati Banyumas untuk MENCABUT Hak Guna Usaha PT. Rumpun Sari Antan di desa Darmakradenan seluruhnya !!
 
Kegiatan dilakukan dengan Longmarch menuju kantor DPRD Banyumas bersama ribuan warga, dan berhasil mempertemukan aliansi ini untuk berdiskusi langsung dengan Bupati. Walau diawali proses yang cukup alot namun diskusi berakhir memuaskan.
“Kita siap mendampingi masyarakat untuk menjalani proses ini,” ujar Husein. Selanjutnya Bupati Banyumas berjanji akan mendampingi Serikat Tani Amanat Penderitaan Rakyat (Stan Ampera) untuk menindaklanjuti kasus ini dan mengadakan pertemuan selanjutnya. (Pia/Ayu)
#1.
#2
#3
#4
#5
#6
#7



#8
#9
#10
#11
#12



#13
#14
























Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar