Hari Tani, Impor Kedelai Masih Gencar

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Guru Besar Emeretus Fakultas Pertanian Unsoed, Prof. Dr. Ir. Sunarto, M.S mengungkapkan produk kedelai Indonesia masih terjajah oleh luar negeri dengan terbukti masih gencarnya impor kedelai. Hal ini disampaikannya dalam talkshow bertema Swasembada Kedelai Lokal Menuju Kedaulatan Pangan Nasional, Acara yang bertempat di gedung auditorium Fakultas Pertanian ini juga bertepatan dengan Hari Tani Nasional, Selasa (24/09).

Menurut Prof Sunarto upaya mencapai swasembada kedelai tidak mudah, dibutuhkan komitmen serius dari berbagai pihak, “Keseriusan sangat diperlukan secara konsisten” ujarnya. Hadir pula kepala Pusat Penelitian Produksi Benih Kedelai (PPPBK) Unsoed Dr. Ir. Ponendi, M.P. Menurutnya, melemahnya nilai dollar dan terjadinya inflasi dimana-mana berdampak pada kedelai yang dipasok dari luar negeri ikut bermasalah. Ini mengakibatkan petani menjerit karena tidak mempunyai stok. “Harga kedelai tidak stabil dan rendah sangat dipengaruhi kurs rupiah” ungkapnya (24/09).

Talkshow dalam rangka memperingati hari tani nasional ini mempertemukan berbagai elemen mulai dari akademisi, mahasiswa, pejabat pemerintahan melalui Dinas Pertanian Banyumas dan salah satu gapoktan untuk mengkaji permasalahan swasembada kedelai di Indonesia. Menurut Cipto, mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN), alih fungsi lahan yang terus dilakukan berpengaruh juga terhadap produksi kedelai. “Kaum petani tidak memiliki lahan, gimana mau menuju kedaulatan pangan” terangnya (24/09).

Dalam acara yang diadakan BEM KEMA Faperta ini, materi yang disampaikan Prof Sunarto tidak lepas dari opininya yang terbit di majalah Agrica tahun 2013 berjudul Mendongkrak Produksi Melalui Intensifikasi dan Ekstensifikasi.

Jumlah peserta yang sedikit disayangkan oleh beberapa mahasiswa. Seperti diungkapkan Michael, mahasiswa Agroteknologi 2011, “Seharusnya semua (mahasiswa) bisa hadir karena sangat membangun kesadaran mahasiswa pertanian” ucapnya (24/ 09). (Syarif/Romdoni)

Prof Sunarto, ketika menyampaikan materi mengenai kedelai (24/09)
Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar