Habiskan Dana Kegiatan Mahasiswa Tahun 2012

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Jika 2011 lalu Hima-unit dibuat bingung menyelenggarakan kegiatan di peralihan tahun akibat tidak jelasnya dana pada masa tutup buku, tahun ini lain cerita. Jelang tutup buku anggaran tahun ini, kabar baik tersiar dari Forum Bendahara (Forben). Masih tersisa Rp 15 juta dari anggaran Rp 100 juta untuk kegiatan mahasiswa selama satu tahun.

Namun Menteri Keuangan BEM, Nurrakhmawati Azizah, mengaku belum mengetahui tanggal pasti tutup buku Fakultas.  “Tutup buku fakultas akhir November tapi tanggalnya belum jelas,” ungkap Inung, sapaan akrab Menkeu (13/11). Sementara, staf Bendahara Fakultas, Dwi Santoso, menjelaskan akan tutup buku mulai 18 Desember 2012.  “Sudah pasti kok, Fakultas tanggal 18 tutup bukunya,” tegasnya (21/11).

Tutup buku anggaran Fakultas tahun ini bertepatan dengan tutup anggaran berakhirnya BEM Kema Faperta. Menjelang tutup buku anggaran BEM, masih terdapat Hima-unit yang belum menyerahkan proposal pengajuan dana dan LPJ kegiatan sesuai tenggat yang ditetapkan BEM, yaitu 14 November lalu. Padahal tenggat tersebut telah mundur dari semula tanggal 5 November.

Penumpukan LPJ dan proposal di akhir tahun anggaran seperti ritual wajib setiap Hima- unit. Sehari sebelum tutup buku, Husna Nuria (13/11) Manager Keuangan Biwara mengaku, beberapa proposal dan LPJ kegiatan Biwara masih dalam proses penandatanganan. “Proposal dan LPJ masih belum beres sedangkan besok udah harus dikumpulin ke BEM,” ungkapnya. Husna mengaku khawatir jika proposal dan LPJ tidak didanai karena terlambat diserahkan ke BEM.  “Kalau nggak didanain BEM, ya terpaksa pake kas sendiri,” keluhnya.

Selaras dengan pernyataan stafnya, Dirut Biwara, Andi Abe, mengeluhkan deadline pengumpulan proposal dan LPJ ini. “Jadinya Penganggungjawab (PJ) kegiatan terburu-buru bikin proposal dan LPJ biar dana kegiatan bulan Desember dan Januari bisa cair,” jelasnya (13/11). Namun Abe optimis akan mendapat dana untuk tiga kegiatan besar Biwara yang akan digelar pada peralihan tahun. Diantaranya Bazaar, Grand Opening dan pengkaryaan.
Dana merupakan komponen penting yang menjadi modal untuk menyukseskan kegiatan Hima-unit. Pihak BEM sebagai perantara dana dari Fakultas pun, tahun ini berusaha mencairkan seluruh anggaran Fakultas terkait kegiatan Hima-unit. Dana kegiatan mahasiswa tahun ini sebesar Rp 100 juta. Bertambah Rp 20 juta dari tahun sebelumnya. Dana ini seluruhnya telah dicairkan BEM secara bertahap.
Besaran dana yang diberikan fakultas kepada BEM untuk kegiatan mahasiswa tergantung kebutuhan tiap Hima-unit. Hal ini bisa dilihat dari anggaran yang tersisa setiap masa periode BEM berakhir. Jika di akhir tersisa dana sedikit bahkan defisit, maka dana perlu ditambah pada periode berikutnya.
Disinggung tentang laporan sisa dana kegiatan mahasiswa, Dwi Santoso telah menerima laporan lisan dari BEM bahwa tidak ada dana di BEM yang tersisa. Semuanya dana sudah habis untuk kegiatan-kegiatan Hima Unit.  Akan tetapi, pihak Fakultas belum menerima seluruh rincian penggunaan anggaran dari BEM untuk kegiatan-kegiatan Hima-unit. “Belum masuk semua,” tambahnya.
Menurut Staff Bendahara Fakultas, jika terdapat sisa dana kegiatan mahasiswa di BEM harus dikembalikan ke Fakultas. “Lha uang siapa, masa nggak dikembalikan,” pungkasnya.  (Putricakka/Kasol)
Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar