Dua Pasangan Capres-Cawapres BEM-U Ikuti Debat

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden BEM Unsoed 2014 bertemu dalam debat terbuka capres dan cawapres, Sabtu (04/01). Bertempat di ruang seminar I Fakultas Peternakan, acara berlangsung selama 4 jam yang dimulai pukul 16:45 wib. Debat capres-cawapres dihadiri puluhan mahasiswa dan menghadirkan tiga panelis.

Debat diawali dengan pemaparan visi-misi oleh masing-masing calon, dan ditanggapi oleh ketiga panelis yakni Sudjatmono (Simon), Pengurus Karang Taruna Purwokerto Utara, Muharrom Nurdiyan, mantan Presbem Unsoed, dan A. Rizal M, Dosen Sosiologi FISIP Unsoed. Visi Misi yang diberikan calon pasangan no. 1 yakni membangun budaya prestatif dalam bidang ilmiah maupun minat bakat mahasiswa, sedangkan calon No. 2 dengan program victorynya, yang menjelaskan tentang kegiatan yang akan dijalankan BEM Unsoed ke depan.

Berbagai pertanyaan diajukan oleh panelis. Muharam Nurdiyan, membuka pertanyaan dengan menanyakan perbedaan BEM dan UKM. Menurut Harfin dan AFU, pasangan nomer urut I, perbedaan itu terletak pada ranah politik dan advokasinya. “Ga mungkin kan UKM sepakbola bahas advokasi,” ucap AFU (04/01). Berbeda yang disampaikan oleh Ragil dan Andreas, pasangan nomer urut 2, yang berpendapat, empat kata yang harus selalu melekat pada BEM, “Jiwa BEM adalah advokasi,” tegas Andreas. Andreas menambahkan, BEM bukanlah humas bagi rektorat dan juga bukan Badan Eksklusif Mahasiswa.

Debat capres kali ini padat topik. Mahasiswa juga menanyakan perihal keberadaan gerakan savesoedirman kepada kedua calon. Pasangan Harfin-AFU yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota BEM Unsoed menanggapi dengan pemberian apresiasi terhadap savesoedirman. Namun, selama ini menurutnya savesoedirman hanya kurang terkoordinasi dengan BEM-U. “Kami akan lebih berapresiasi ketika teman-teman savesoedirman berkoordinasi lebih awal, BEM-U akan terbuka,” kata AFU. Sementara itu, tanpa bertele-tele pasangan Ragil-Andreas menyampaikan rasa salutnya kepada savesoedirman. “Saya salut dengan kawan-kawan savesoedirman, malah savesoedirman lebih terkenal dengan BEM Unsoed,” ujar Ragil.

Saat disinggung mengenai seberapa besar keyakinan keduanya menduduki jabatan Presiden BEM-U. AFU mengatakan dirinya tidak ingin takabur, lantaran masing-masing calon mempunyai massa, Ia berpeluang 50:50. Berbeda dengan pasangan Ragil-Andreas atau lebih akrab disapa Gilas yang tidak membuat persentase angka soal seberapa yakin pasangan ini menjadi Presiden dan Wakil Presiden BEM-U. Ragil mengatakan itu akan sangat bergantung pada 6-7 Januari mendatang. “Tapi kenapa saya berani mencalonkan diri, karena ini bukan kemenangan saya, tapi kemenangan bersama,” ujarnya.

Adanya debat capres termasuk dalam rangkaian agenda pemira, yang pada tanggal 6 dan 7 Januari 2014 akan dilangsungkan pekan pemilihan raya (Pemira) di fakultas masing-masing. (Argha, Syarif, Romdoni)

Dua Pasangan Capres dan Cawapres BEM UNSOED. (AGRICA/romdoni)

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Orang berkomentar