Beredar Intruksi ‘Palsu’, Mahasiswa Tetap Turun Ke Jalan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
183

Aksi tolak RKUHP dan revisi UU KPK menuai banyak perhatian. Hampir seluruh mahasiswa meninggalkan kelas untuk bergabung bersama menyuarakan aspirasi di depan gedung DPRD Kabupaten Banyumas. Berlangsungnya kegiatan akademik tidak menyurutkan niat mahasiswa untuk melakukan aksi.

Hampir seluruh mahasiswa meninggalkan kelas untuk dapat mengikuti aksi.  Menyikapi beredarnya informasi ajakan turun ke jalan yang menyatakan kuliah diliburkan dan adanya intruksi WR dan Dekan yang seolah-olah mendukung dan menyatakan sebagai kegiatan yang resmi, Prof. Dr.  Ir.  Suwarto, MS selaku rektor Universitas Jenderal Soedirman melayangkan himbauan bahwa Universitas Jenderal Soedirman tidak meliburkan mahasiswa untuk memberi kesempatan turun ke jalan, semua kegiatan perkuliahan dan layanan administrasi di Unsoed akan berlangsung normal seperti biasa dan keikutsertaan dalam aksi tersebut menjadi tanggung jawab pribadi dan tidak ada kaitannya dengan unsoed.  Berkaitan dengan hal tersebut dosen teknologi pertanian tetap melanjutkan perkuliahan, “Kuliah tetap berjalan tapi jika ada yang ikut serta ya monggo konsekuensinya tidak ada di absen, ” ujar Eni Sumarni,  M. Si dosen mata kuliah pindah panas Teknik Pertanian (23/9).

Beberapa mahasiswa memilih tetap melanjutkan kegiatan akademik walaupun dengan jumlah mahasiswa yang sedikit.  “Aspirasi kan tidak hanya disampaikan melalui aksi. Kami memilih media lain,” pungkas Miftahul Janah Mahasiswa Agribisnis 2018 (23/9). Bertolak belakang dengan Miftahul,  Riski Aris Setiawan Mahasiswa Teknologi Pertanian 2018 memilih meninggalkan kelas untuk turut menyuarakan keberatannya terkait RKUHP dan revisi UU KPK. “Kita kan mahasiswa salah satu perwakilan rakyat, tentunya harus menyuarakan agar UU tersebut tidak disahkan karena memberatkan rakyat,” ungkap Riski (23/9).  Riski juga menambahkan bahwa keturutsertaannya dalam aksi merupakan inisiatif sendiri, “Inisiatif sendiri bukan karena ajakan,” ujarnya.

Berlangsungnya aksi serentak di Indonesia yang dilakukan seluruh elemen mahasiswa memunculkan harapan. “Semoga UU KPK ini tidak disahkan dan mahasiswa seluruh Indonesia satu suara untuk menolak hal tersebut,” Harap Riski (Agc/Anita/Fika)

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
183

Komentar

Orang berkomentar