Bantuan Biaya Alumni Khusus Praktik Kerja Lapang

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6

 

Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsoed kembali mendapatkan Bantuan Biaya Praktek Kerja Lapang (PKL) sebesar Rp. 500.000 per mahasiswa yang  berasal dari alumni Fakultas Pertanian. Kuota bantuan dana ditujukan untuk 10 mahasiswa kurang mampu yang telah melakukan maupun akan melakukan PKL. Sistem seleksi bantuan dana  dilakukan oleh alumni.

“Beasiswa biaya PKL berasal dari alumni Faperta angkatan 1989,” jelas  Dr. Ir. Siswantoro, M.P selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Faperta (9/10). Bantuan akan disebar  secara merata,  “Setiap jurusan  S1 medapatkan 2 kuota dan D3 1 kuota,” ungkapnya. Siswantoro turut menambahkan mahasiswa yang dapat mengikuti seleksi adalah mahasiswa yang telah melakukan PKL periode Juli 2017 dan Januari 2018, “PKL periode Juli 2017 juga boleh ikut asal melampirkan proposal PKLnya,”  tambahnya.

Menanggapi hal tersebut Berlian Putri Mahasiswi Teknik Pertanian 2015 mengungkapkan, “Beasiswa PKL sangat membantu mahasiswa, karena PKL butuh biaya pengeluaran,” ungkapnya (9/10). Tanggapan serupa juga dirasakan oleh Adian Husaini Mahasiswa Agribisnis 2015 , “Bantuan biaya ini dapat ngebantu mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan saat PKL dan biaya administrasi,”  ujarnya (10/10).  Berkaitan dengan sistem seleksi akan dilakukan oleh pihak alumni, “Seleksi nanti (dari) alumni,” ujar Siswantoro. Ia melajutkan, “Pihak kampus hanya kolektif data,” ucapnya.

Bantuan dana alumni sendiri memiliki kriteria sasaran, “Sasaran utamanya mahasiswa yang ekonominya kurang,” jelas Siswantoro. Agar bantuan dana tepat sasaran diharapkan mahasiswa jujur dalam menulis penghasilan orang tua, “Mahasiswa (diharapkan) menulis jujur apa adanya,” tegas Siswantoro. Hingga Senin, 9 Oktober kemarin jumlah mahasiswa yang mengembalikan berkas pendaftaran adalah  2 dari total 8 orang yang  mengambil formulir. Nantinya pemberian dana akan langsung dari alumni kepada mahasiswa, “Pemberian dana langsung dari alumni kepada mahasiswa, kampus tidak ikut campur,” ujar Siswantoro.

Bantuan dana PKL dari alumi diharapkan dapat beregenerasi ke berikutya , “Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi lihat dari kepedulianya agar bisa ditularkan kepedulianya,” ungkap Siswantoro. Mahasiswa pun turut berharap bantuan ini bisa berlanjut secara berkala, “Saya harap beasiswa ini ada lagi di periode depan karena sangat ngebantu” , ujar Berlin. Adian juga berharap adanya perbanyakan kuota, “Saya berharap kuota diperbanyak, agar lebih banyak mahasiswa yang merasakan bantuan ini,” Harapnya. (Aji/Afta)

 

Foto: Agc Dian

Print Friendly, PDF & Email
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6

Komentar

Orang berkomentar